Ketua Bappilu Partai Golkar Tapanuli Tengah, "Akan Diduga bakal terjadi Pemilu yang kurang Jujur dan adil Di Tapanuli Tengah"
Sibolga, Pijar Tapanuli - Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar Kabupaten Tapanuli Tengah, Parlaungan Silalahi, SH menyampaikan "Akan Diduga bakal terjadi Pemilu yang kurang Jujur dan adil", Ia menduga adanya gerakan Terstruktur , Sistematis dan Masif dari orang-orang birokrasi dan penguasa di Tapteng pada pemilu tahun 2024 nantinya.
“Jadi saat ini kita tengah membuat strategi cegah dan tangkal adanya politik busuk yang akan dimainkan salah satu Ketua partai yang masih merasa berkuasa didaerah ini, untuk itu nantinya kita akan banyak berkoordinasi kepada pihak keamanan seperti Kepolisian Polres Tapteng dan Badan Pengawas Pemilu, serta penyelenggara Komisi Pemilihan Umum Daerah,” sebut Parlaungan, SH Selasa (16/5/2023) di Kantor DPD Partai Golkar Tapteng.
Disamping itu, jelas Parlaungan, pihaknya nanti akan menemui beberapa Ketua Partai lain dan membuat komitmen bersama mendukung Pileg yang Jurdil, dan akan melakukan berbagai pendekatan kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dari tingkat Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan hingga tingkat Desa dengan memberi pemahaman apa itu pesta demokrasi dan apa itu Pileg yang Jurdil.
"Saat ini kita sudah buat Strategi agar kelak kita secara bersama-sama dapat menangkal pemilu tidak jurdil seperti terjadi pada pemilu 2019 lalu , Bila hal itu tidak kita tangkal, maka jangan harap Kabupaten Tapanuli Tengah ini akan maju untuk 5 tahun kedepannya, dan jangan harap Tapteng ini akan maju lebih baik lagi.Kita juga nantinya akan mengajak saudara-saudari kita yang ada didaerah ini agar menolak Money Politik, kita sudah bisa bayangkan gerakan yang akan dilakukan salah satu Ketua Partai yang ada didaerah ini.Mereka sudah membuat suatu simulasi pemenangan untuk meraih 16 kursi di Lembaga DPRD Tapteng dengan memberi Money Politik dengan membeli 1 suara pemilih dengan jumlah uang yang sangat Fantastis dibandrol harga Rp. 500.000 Persatu suara agar mencoblos Caleg dan atau partainya”, ungkap Ketua LBH Sumatera itu dalam Prediksinya bakal terjadi money politik.
Oleh karena itu, pihaknya nanti akan selalu aktif melakukan Konsolidasi kepada pengurus Golkar dan masyarakat tentang akan menciptakan Pemilu yang Jurdil, dan melakukan berbagai edukasi tentang Pemilu kepada masyarakat terkait adanya partai “Gemuk” yang ada saat ini di gedung DPRD Tapteng akan melakukan Money Politik dengan akan memberi uang 500.000 kepada masyarakat persatu suara, Dia berharap agar terima uangnya dan jangan pilih Calegnya, karena bila partai itu terulang kembali menang dan maka diyakinkan Tapteng ini akan bertambah runyam pendzoliman dan penegakan hukum akan semakin lemah serta Korupsi Kolusi akan semakin Masif terjadi.
“Bagaimana Golkar Tapteng merebut kemenangan nantinya pada Pileg 2024, saat ini saya belum bisa sampaikan kepada Publik dan kita tidak perlu terburu-buru menyebutkan strategi yang akan kita lakukan. Karena semua partai Politik pasti mempunyai strategi pemenangan tersendiri”, ujarnya diplomat.
Disinggung siapa Bakal Calon Bupati Tapteng Periode 2024-2029, Calon Legislatif dari Dapil IV ini menyebutkan, bahwa itu belum dibicarakan siapa tokoh yang akan dimajukan nantinya dan belum membahas sampai kesitu, Yang jelas sekarang konsentrasi bagaimana Partai Golkar Tapteng menjadi pemenang Pemilihan Legislatif, pada 14 Mei lalu sudah mendaftarkan 35 Bakal calon Anggota DPRD nya dengan 30 % keterwakilan perempuan.
"Saat ini kita akan melakukan Konsolidasi pemenangan dari tingkat PK Partai Golkar hingga Koordinator Kelurahan/Koordinator Desa, dan menekankan para Caleg agar memilih jaringan relawan hingga TPS yang konsisten dan berprinsip untuk momentum pemilu 2024 mendatang.Dan nanti kita berharap para Pengurus Pimpinan Kecamatan, Koordinator Kelurahan dan Koordinator Desa untuk fokus memenangkan Partai Golkar, karena itu adalah tujuan kepartaian dan bukan sekedar tujuan pribadi.Sedangkan saksi TPS itu adalah saksi yang ditugaskan Partai dan bukan Caleg”, jelas Parlaungan.
Lanjut Dia, Jadi nantinya akan dibentuk Bappilu dari tingkat Kecamatan, Kelurahan, Desa ada Koordinator masing-masing dan hingga Koordinator tingkat TPS. Bappilu Golkar Tapteng akan membuat program pemenangan dengan mematangkan struktur kepengurusan di 56 Kelurahan dan 159 Desa dari 20 Kecamatan yang ada di Kabupaten Tapteng. Dengan strategi yang akan dimiliki Golkar Tapteng, Dirinya yakin akan dapat meraup kemenangan di Pileg 40 persen suara di Kabupaten Tapanuli Tengah bahkan untuk saat ini Golkar Tapteng akan lebih dahulu memperkuat Struktur yang ada.
'Kita juga akan membuat strategi baru dengan mengajak kaum milenial yang aktif di dunia media sosial sebagai penentu keberhasilan pemilu 2024 mendatang, makanya kita akan serius menggarap suara dari kelompok Milenial, agar bisa menciptakan hal positif bagaimana Partai Golkar melihat pemilih pemula dari kaum muda dan kita tidak bisa hanya berwacana”, tandasnya. (Son)