Tenaga Kesehatan Ujung Tombak Untuk Menyehatkan Masyarakat

Tenaga Kesehatan Ujung Tombak Untuk Menyehatkan Masyarakat
Keterangan foto :  Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, SH, MH,  pimpin Apel Bersama Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Tenaga Kesehatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapteng, Minggu (4/1/2026). Hms tt/7la/Pijar Tapanuli.

Pandan, Pijar Tapanuli - Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, SH, MH,  memimpin Apel Bersama Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Tenaga Kesehatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapteng, Minggu (4/1/2026).

Dalam kesempatan itu, Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, SH, MH, mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kerja keras para Tenaga Kesehatan dalam kerja-kerja penanggulangan bencana sejak masa tanggap darurat sampai saat ini. Dirinya berhatap ke depan terus  pro aktif untuk membantu masyarakat.

"Bapak ibu sekarang kita melaksanakan apel, kita saat ini pada fase transisi darurat ke pemulihan, kalau kita cepat kita pulih maka pulih ini tergantung dari kerja pemerintahannya, termasuk kerja Tenaga Kesehatan,"jelas Bupati. 

Lanjut Dia, PPPK sesuai dengan perjanjian kerja itu berlaku untuk semuanya, ada yang perjanjian kerjanya satu tahun, ada yang tiga tahun dan lima tahun maka ini nanti akan rutin dievaluasi masih layak tidak diperpanjang perjanjian kerjanya.

"Kita harapkan nantinya bapak ibu sekalian, bekerjalah sebagai pegawai pemerintah yang bekerja dengan sungguh-sungguh, Problem kita hari ini minimnya kepedulian, tidak tanggap dengan lingkungan sekitar terutama di Kesehatan. Fasilitas kesehatan, baik Puskesmas perlu dibenahi dalam konteks bersih. Saya beberapa kali ke puskesmas masih ada debunya, banyak barangnya berantakan di sana-sini yang harus diperhatikan Tenaga Kesehatan, kebersihan itu kemutlakan," ujar Bupati Tapteng.

Ia juga mengatakan, syarat bersih itu adalah kepekaan, bila perlu tidak ada debu di puskesmas. Tidak boleh ada pelayanan yang tidak hati-hati dan semua ini berlaku di Dinas Kesehatan, termasuk dokter, perawat dan bidan, dan seluruh jajaran tim medis lainnya. Kebersihan itu, adalah syarat mutlak. Kalau puskesmasnya jorok, pasien tidak yakin bisa sembuh. Seluruh fasilitas kesehatan itu harus mampu mensugesti pasien itu untuk sembuh, dia yakin datang ke tempat yang tepat ditangani secara cepat oleh orang yang tepat, baik dokter maupun tenaga kesehatan lainnya. 

"PPPK Paruh Waktu di bidang kesehatan harus menjadi pelopor kebersihan, mau naik kelas itu peduli lingkungan, bersih, tanggap itu dari bagian prasyarat Naik Kelas, Tahun 2026 ini kita harus hadir dengan wajah baru. Kita buat Tapanuli Tengah dengan wajah baru, semangat baru, siap membersihkan lingkungan kerja. Kita datang dengan era baru Tapteng. Alam sudah mengingatkan, kita harus peduli lingkungan dan alam kita maka ini semua arah pembangunan di Tapteng kita pastikan akan berubah, sungai-sungai yang dekat dengan pemukiman akan kita buatkan tanggul", kata Masinton Pasaribu.

Bupati juga menegaskan, agar menutup semua etos kerja yang malas, etos kerja asal-asalan disudahi. Kita datang dari semangat baru hanya itu yang bisa kita perbuat agar Tapteng bertumbuh dan maju. 

"Tenaga kesehatan menjadi ujung tombak untuk menyehatkan masyarakat, PPPK Paruh Waktu bidang kesehatan  untuk  gotong- royong bersama-sama, sesuai bidang bapak ibu. Nanti untuk laki-laki diminta untuk gotong royong kebersihan dan perempuan memeriksa kesehatan anak bayi, ibu hamil, dan lansia," pungkasnya.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Tapteng, para Staf Ahli Bupati, para Asisten, Pimpinan OPD Pemkab Tapteng, para Kepala UPTD Kepala Puskesmas se- Kabupaten Tapteng, serta PPPK Paruh Waktu Tenaga Kesehatan di lingkungan Pemkab Tapteng.(7la)