Waisak 2567 Di Sibolga Ditandai Pengambilan Api Di Vihara Paling Tua : Harmonis Masyarakat, Damai Negara
Sibolga, Pijar Tapanuli - Peringatan Hari waisak 2567 yang diperingati minggu (4/6) di kota Sibolga, ditandai dengan adanya prosesi pengambilan api dari Vihara Tertua di kota Sibolga, Vihara Sakya Muni di Jalan A Yani Sibolga, menuju Vihara Baru, Vihara Avalokitesvara Jl. S Parman Sibolga.

Prosesi pengambilan api ini, diikuti oleh ketua dan Pengurus Majelis Budhayana Indonesia (MBI) KOTA sibolga, pengurus yayasan vihara avalokitesvara Sibolga serta umat Budha se kota Sibolga dengan titik kumpul di vihara Avalokites vara Sibolga sekitar pukul 08.00 wib, untuk selanjutnya berjalan melewati Jl Brigjen Katamso menuju vihara Sakya Muni Jl A Yani Sibolga dan di vihara sakya Muni ini, AYA SATI langsung membawa obor api, masuk dalam barisan untuk selanjutnya menuju Vihara avalokitesvara sibolga dengan dikawal oleh petugas kepolisian kota Sibolga dan dinas perhubungan kota Sibolga.

Setelah sampai di vihara valokitesvara Sibolga AYA SATI menyalakan api di beberapa titik vihara kemudia menuju lantai dua vihara avalokitesvara Sibolga, dilanjutkan dengan ibadah budha yang diawali dengan pembacaan doa doa suci yang dipimpin romo Satino, dilanjutkan dengan ceramah oleh AYA Sati, dengan topik Harmonis Masyarakat, Damai Negara, dilanjutkan dengan Ucapan selamat waisak 2567 dari wakil ketua umum yayasan vihara Avalokitesvara Sibolga, Andri parlinggoman dan pengurus Hakim Sudiman, setelah itu diakhiri dengan ramah tamah antar umat dan pengurus vihara avalokitesvara sibolga.
Menurut wakil ketua Vihara avalokitesvara Sibolga, Andri Parlinggoman aluas A lok, bahwa Waisak diperingati karena ada 3 peristiwa besar dalam agama budha yang diperingati, yaitu, Kelahiran pangeran sidharta, kemudian Budha mencapai penerangan sempurna, dan Paridibana atau sang Budha meninggal, yang kesemuanya terjadi di bulan purna.

"Tiga peristiwa besar pada peringatan waisak ini, baik kelahiran Sang Budha, kesempurnaan dan meninggalnya Sang Budha terjadi di Bulan purnama," jelas Andri Parlinggoman
Sementara itu Ketua Majelis Budhayana Indonesia (MBI) kota Sibolga, Margono, usai ibadah waisak menyampaikan bahwa yàng dilaksanakan itu adalah prosesi dari vihara mengambil api dari vihara yang paling tua di sibolga yakni vihara sakya muni untuk mengadakan upacara di vihara baru di Jl S Parman vihara avalokitesvara sibolga.
"Upacara ini dipimpin oleh yang mulia AYA Sati, diikuti oleh anak anak, muda mudi, ibu-ibu dan bapak bapak pengurus yayasan vihara avalokitesvara wakil ketua umum andri parlinggoman, serta para umat budha se kota Sibolga, Pada peringatan waisak 2567 ini, selaku ketua Majelis Budhayana kota Sibolga (MBI) Mengucapkan Selamat memperingati hari waisak 2567 bagi seluruh umat budha se kota sibolga, harmoni masyarakatnya damai negara," jelas Margono.

Sebelum pelaksanaan hari waisak 2567 dikota Sibolga minggu 4 juni 2023, vihara avalokitesvara sibolga bersama MBI sibolga sudah melaksanakan kegiatan menyambut waisak 2567 berupa donor darah dan pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan di vihara avalokitesvara sibolga, kemudian jamuan orang tua, penyerahan paket waisak kepada kalangan umat budha, penyerahan paket waisak untuk anak yatim piatu di kelurahan pasar belakang Sibolga sebanyak 100 paket dan di kelurahan pasar baru Sibolga sebanyak 20 paket, dan kunjungan kepada guru agama budha yang merayakan ke rumahnya masing masing.

Pada peringatan waisak 2567 di vihara avalokitesvara Jl S Parman Sibolga, Forkopimda Sibolga bersama Kapolres Sibolga AKBP Taryono Raharja berkesempatan untuk melihat secara langsung pelaksanaan waisak 2567 yang berjalan dengan aman dan damai serta mengucapkan selamat memperingati hari waisak 2567 bagi umat Budha se kota Sibolga.(Son)