Bupati Tapteng Tegaskan Tidak Ada Toleransi Terhadap Penyimpangan Dana Desa

Bupati Tapteng Tegaskan Tidak Ada Toleransi Terhadap Penyimpangan Dana Desa
Keterangan Foto : Apel bersama dengan Camat, Lurah, Kepala Desa, Perangkat Desa dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Tapanuli Tengah, kamis (10/4/2025) di Lapangan GOR Pandan. Htt/7la/Pijar Tapanuli

Pandan, Pijar Tapanuli - Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, SH, menegaskan Tidak Ada Toleransi Terhadap Penyimpangan Dana Desa.

Penegasan ini, disampaikan Bupati Tapanuli Tengah saat melaksanakan Apel bersama dengan Camat, Lurah, Kepala Desa, Perangkat Desa dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Tapanuli Tengah, dalam rangka Peningkatan dan Evaluasi Kinerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, kamis (10/4/2025) di Lapangan GOR Pandan. 

"Saya tegaskan!, Kami tidak memberikan ruang toleransi terhadap penyimpangan - penyimpangan, apalagi terkait pengelolaan dana, baik itu di Kecamatan, Kelurahan dan Desa. Kita ingin berfokus dan bertumpu untuk pembangunan di Desa," tegas Bupati Tapteng Masinton Pasaribu.

Bupati Tapanuli Tengah juga menekankan agar tidak ada lagi penyalahgunaan Anggaran khususnya Dana Desa. Focus saat ini adalah membangun Tapanuli Tengah dengan cara baru, dengan cara kerja baru dan semangat baru, melangkah membangun Tapanuli Tengah, khususnya di tingkat Kelurahan dan Desa. 

"Bapak Ibu Kepala Desa dan Lurah sebagai pemegang otoritas di wilayah masing-masing, maka peran Bapak Ibu menjadi sangat vital di tengah-tengah masyarakat, dengan posisi jabatan bukan hanya sebagai pejabat di sana, tapi juga adalah Pembina dan menjadi Teladan di tengah-tengah masyarakat, serta punya tanggung jawab terhadap jabatan," kata Masinton Pasaribu. 

Lanjut Dia, Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (ADD) harus digunakan sebesar-besarnya untuk masyarakat di desa, untuk pembangunan yang benar benar dibutuhkan Masyarakat dan yang diprioritaskan, serta Pembangunannya harus Berkesinambungan dan jangan asal dibangun. 

"Saya juga mengingatkan, agar seluruh Aparatur Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah  jangan berpolitik praktis. Saya sebagai Kepala Daerah tidak akan pernah memobilisasi Bapak Ibu untuk kegiatan politik praktis, karena politik praktis itu bukan tupoksi Camat, Lurah, Kepala Desa maupun BPD, dan itu bukan tupoksi Bapak Ibu sekalian, fokus saja bekerja secara profesional untuk melayani masyarakat, karena kita ini adalah pelayan masyarakat dan Kita  bukan dilayani oleh masyarakat. Bekerjalah dengan tulus untuk mewujudkan Tapteng Naik Kelas, Adil Untuk Semua," ujar Bupati Tapteng mengakhiri sambutannya.

Turut hadir dalam Apel bersama dengan Camat, Lurah, Kepala Desa, Perangkat Desa dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Tapanuli Tengah, Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah, Para Staf Ahli, Asisten Setdakab Tapteng, Para Pimpinan OPD Tapteng, Camat, Lurah, Kepala Desa, Perangkat Desa dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa se-Tapanuli Tengah.(htt/7la)