Terkait Penempatan Pedagang Pasar Sibolga Nauli Dan Proyek Di Pelabuhan Lama/Pajus, Binner Sihaan : Pembentukan Pansus Diduga "Ecek ecek"

Terkait Penempatan Pedagang Pasar Sibolga Nauli Dan Proyek Di Pelabuhan Lama/Pajus, Binner Sihaan : Pembentukan Pansus Diduga "Ecek ecek"
Keterangan Foto : mantan anggota DPRD Sibolga, Binner Siahaan. Milson Silalahi/Pijar Tapanuli.

Sibolga, Pijar Tapanuli - Mantan anggota DPRD Sibolga dua Periode, Binner Siahaan menduga bahwa pembentukan Pansus DPRD Sibolga untuk menindaklanjuti persoalan para pedagang di pasar nauli Sibolga dan proyek proyek yang bersumber dari Dana PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) Sibolga, diduga "Ecek-ecek".

"Saya sudah pengalaman didewan, seharusnya pembentukan pansus itu memang harus ditindak lanjuti sampai selesai, dan disampaikan ke Public (masyarakat) biar jangan ada hal hal negatif sampai ke masyarakat," kata Binner Siahaan, sabtu (4/2) Di sibolga.

Mantan anggota dewan ini mempertanyakan keseriusan dewan menyahuti aspirasi masyarakat, karena dirinya menduga ini hanya sebatas ecek ecek, yang hanya untuk menambah pot. Menurut Binner yang sudah 2 periode didewan ini, justru diduga kepentingan yang lebih kelihatan disini, terutama kepentingan politis. 

"Tanggungjawablah anggota dewannya, karena pansus ini dibentuk terkesan ditutup tutupi, dibuktikanlah kinerjanya. Ada yang sangat mengganjal  kenapa tidak langsung dibuka ke public? Oleh karena itu, dugaannya bisa jadi pembentukan pansus ini adalah kong kalikong. terkait pasar, ada wacana katanya kocok ulang, namun hanya wacana, mana actionnya," jelas Binner.

Karena Dia tahulah apa itu pansus, jelas Binner Siahàn, diduganya bisa jadi itu demi kepentingan tertentu, yang bisa saja ini didiamkan. Oleh karena itu, Dirinya menyarankan agar kasus ini jangan ada sentimen politis, masyarakat sudah menunggu, jika benar pansus itu ada, beritahukan, tidak ada itu yang namanya pansus tertutup, yang ada rapat tertutup.

"Karena Ada rapat-rapat untuk itu, dan dibentuklah pansus, namun masa hasilnya tidak boleh diketahui public, apa ini? Terkait proyek proyek itu, harusnya anggota dewan melihat proyek proyek ini yang nilainya fantastic, padahal pekerjaan justru terlihat volumenya hanya kecil. Saya belum pernah melihat kinerja dewan yang seperti ini, kalau memang bekerja ya baguslah, kalau sudah keputusan ya jalankan," jelas Dia

Binner berharap kepada dewan untuk menindaklanjuti pekerjaannya, jangan seperti dugaannya jadi ajang kongkalikong dan sampaikan ke public bahwa persoalan ini sudah ditindaklanjuti. 

Informasi yang berhasil dihimpun Pijar Tapanuli, pembentukan pansus melalui Rapat, anggota DPRD Sibolga  sudah selesai digelar, dengan terpilihnya Toni A Lumban Tobing sebagai ketua pansus  namun saat dikonfirmasi kepada ketua DPRD Kota Sibolga Ahkmad Syukri Penarik, menyampaikan agar bersabar.

"Nanti saya yang umumkan langsung," Jelasnya dan hingga saat ini belum ada tindak lanjutnya. (Son)