Aliansi BEM SI akan Gelar aksi demo di depan Istana Negara, Senin (11/4) Bawa 6 tuntutan
PIJAR TAPANULI.COM - Aliansi BEM SI (Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia ) akan Gelar aksi demo besar besaran di depan Istana Negara, Senin (11/4) dengan membawa enam tuntutan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Enam jenis tuntutan yang akan BEM SI sampaikan diantaranya adalah, menolak penundaan pemilu dan masa jabatan 3 periode, juga usut mafia minyak goreng dan lainnya. Berdasarkan informasi yang beredar aksi unjuk rasa aliansi BEM SI akan diikuti oleh ribuan peserta dengan membawa tuntutannya.
Mengutip dari Instagram resmi @Bem_si aksi demo Senin besok akan diikuti dari 18 perguruan tinggi di Indonesia.Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia menamainya dengan Aksi Nasional Geruduk Istana Negara.
Pada aksi nasional ini dihadiri oleh seluruh kampus se-Indonesia yang terdiri dari 18 kampus diantaranya, UNJ, PNJ, IT-PLN, STIE SEBI, STIE DHARMA AGUNG, STIS AL WAFA, IAI Tazkia, AKA Bogor, UNRI, UNAND, UNRAM, PPNP, UNDIP, UNS, UNY, UNSOED, SSG dan STIEPER," keterangan BEM SI. Terdapat enam jenis tuntutan yang akan disampaikan dalam aksi demo besar-besaran tersebut.
"Mendesak Presiden Jokowi agar memberi pernyataan terbuka kepada publik, bahwa dirinya harus dengan tegas menolak untuk menunda Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden. Karena sangat jelas mengkhianati konstitusi negara," ujar KoordinatorBEM SI2022 Luthfi Yufrizal.
Lanjutnya, meminta Presiden untuk menunda dan mengkaji ulang Undang-undang Ibu Kota Negara
(UU IKN), termasuk pasal-pasal yang dianggap bermasalah, karena hal itu akan berdampak pada lingkungan, ekologi, dan kesejahteraan warga.
"Mendesak dan menuntut pemerintah untuk menstabilkan harga dan menjaga ketersediaan bahan pokok di masyarakat dan menyelesaikan permasalahan ketahanan pangan lainnya,"terang Luthfi
Meminta Presiden Jokowi, tegadnya, untuk mengusut tuntas para mafia minyak goreng dan mengevaluasi kinerja menteri terkait, serta Mendesak dan menuntut Jokowi untuk menyelesaikan konflik agraria yang terjadi di Indonesia.
"Mendesak Jokowi-Maruf Amin untuk berkomitmen penuh dalam menuntaskan janji-janji kampanye di sisa masa jabatannya,"tegasnya.(kabar tegal/son)