Lat Pra Ops Aman Nusa II Toba 2022, Di Sibolga Dibentuk 4 Tim Vaksinator PMK

Lat Pra Ops Aman Nusa II Toba 2022, Di Sibolga Dibentuk 4 Tim Vaksinator PMK

Sibolga, Pijar Tapanuli - Kapolres Sibolga AKBP Taryono Raharja,SH,SIK, kamis (28/7) di aula Wira Pratama Polres Sibolga memimpin rapat Lat Pra Ops Operasi Kepolisian Terpadu Aman Nusa II Toba 2022 tentang Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku.

Turut serta dalam giat ini Waka Polres Sibolga AKBP R. SIHOMBING, SH, Kabag Ren Kompol K. Nababan, SH, Kabag SDM Kompol  Chobli, SH, M.Pd, Kabag Ops AKP Asmon Bufitra, SH, MH, Kasat Lantas AKP Suprihanto,P, SH,MH, Kasat Intelkam AKP Agus Adhitama, SE, Kasi Humas AKP R.Sormin,S Ag, Kapolsek Sibolga Selatan AKP Bremer Hulu, Kasie Propam AKP Ifki H Nasution,SH, Plh. Kasat Samapta Iptu Suyatno, Perwira dan Bintara Polres Sibolga.

Kapolres Sibolga AKBP Taryono Raharja,SH,SIK dalam acara ini menyampaikan bahwa Lat Pra Ops Operasi Kepolisian Terpusat Aman Nusa II Toba - Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku Tahun 2022  dengan Dasar Pelaksanaan Oprasi yaitu adanya STR dari Kapolda Sumut.

"Unsur pelaksana Operasi, Satgas I Pencegahan yang terdiri dari Subsatgas Intelijen, Subsatgas Binmas, Subsatgas Sabhara, Subsatgas Lantas, sedangkan Satgas II Penanganan, Subsatgas Sabhara, Subsatgas Urkes (dibantu relawan), dan untuk Subsatgas III Ban Ops, Subsatgas Logistik, Subsatgas Humas, Subsatgas Kesehatan," Jelas Kapolres.

Lanjutnya, Masing-masing yang tersprint sebagai pejabat Ops dapat memahami tugas yg dilaksanakan dalam pelaksaan Lap Operasi yaitu laporan Renggiat dan Hasil giat. Tugas Pokok Operasi dilaksanakan selama 30 hari yaitu terhitung dari tanggal 04 Juli s/d 02 Agustus 2022 dalam rangka pencegahan dan penanganan Penyakit PMK, dimana pelaksanaannya hampir sama dengan penanganan Covid - 19 harus berkolaborasi dengan Instansi terkait. 

"Di Wilayah Kota Sibolga telah dibentuk 4 Tim Vaksinator PMK yg dilaksanakan oleh Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan Sibolga dan telah memvaksin hewan ternak sebanyak 200 ekor, sejauh ini kota Sibolga belum ada ditemukan hewan ternak yg tertular PMK, dalam hal ini kita tetap melakukan pencegahan dengan mendorong Dinas terkait Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan Sibolga, BPBD Sibolga dalam menanganani PMK," Tegas AKBP Taryono.

Ditegaskanya, agar Mengaktifkan kembali pos penyekatan dan PPKM di kota Sibolga, untuk Pos PPKM agar bersinergi dengan Babinsa sebagai lini terdepan di Kelurahan, Mendorong Dinas terkait untuk melakukan sosialisasi baik dengan memasang baner. 

"Populasi hewan ternak di kota Sibolga sejauh ini untuk babi berjumlah 1087 ekor dan  kambing 64 ekor, untuk pelaksanaan Vaksin berikutnya agar dipetakan per Kelurahan dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat yg mempunyai hewan ternak," Ungkapnya.(Son)