Ngak Punya Uang Melihat Ibu Sakit di Siantar, Pemuda Pengangguran Curi Kereta Dari Halaman Gereja

Ngak Punya Uang Melihat Ibu Sakit di Siantar, Pemuda Pengangguran Curi Kereta Dari Halaman Gereja
Keterangan Foto :  Tsk RLT Als R saat diamankan di polres Sibolga. 

Sibolga, Pijar Tapanuli -   Seorang pemuda berinisial   RLT Als R, 21 tahun, tidak ada pekerjaan, alamat Jalan Oswald Siahaan Kelurahan Aek Tolang nekat mencuri sepeda motor untuk bisa melihat ibu yang sakit di Pematang Siantar.

Informasi yang berhasil dihimpun Pijar Tapanuli, di komplek gereja HKBP  sibolga kota  pada hari Rabu (9/3)  pukul 09.00 wib   korban Maslan Situmorang, 49 tahun, Pendeta ,Jln SM Raja no 293 Sumbul Kabupaten Dairi, memarkirkan 1 unit R2 Supra X warna hitam BB 3700 NF, nomor rangka MH1KEVA205K134701, nomor mesin  KEVAE-2133655  didepan rumah dan kemudian melakukan rapat.

Pada pukul 17.30 wib anak korban  menemui korban diruang rapat dengan mengabarkan bahwa R2 tidak ada lagi dan setelah dichek melalui cctv kelihatan seorang laki laki mendorong dan membawa R2 sehingga korban dirugikan sekitar Rp 8.000.000 (delapanjuta) rupiah.

Tsk RLT Als R dalam pengakuannya menyampaikan, Pada Rabu (9/3)  pkl 08.00 wib tsk berencana hendak ke Sorkam untuk mencari kerja buat biaya melihat ibunya yang sakit di P.Siantar,  dengan dibonceng teman tsk naik R2 dan ketika melintasi gereja HKBP Sibolga Kota tsk melihat temannya marga Limbong yg bekerja sebagai pemain suling digereja tersebut sehingga tsk turun dan berjalan menuju gereja.

"Saya sempat makan digereja.Dan setelah itu saya pergi kekamar mandi dan melihat 1 unit R2 yang kunci kontaknya tergantung, setelah keluar dari kamar mandi saya masih melihat R2 masih ada dan kunci masih tergantung sehingga timbul niat untuk mengambil R2," helas tsk. 

Lanjut dia, Setelah diamati tsk situasi aman kemudian dia  mendorong R2 kearah pintu gerbang dan kemudian menghidupkan R2 dan membawa ke Balige. Di Balige dia menemui orang yg pernah membeli R2 darinya dan semula ditawarkan dengan harga Rp 1.500.000 (satu juta lima ratus ribu) rupiah dan  menerangkan bahwa R2 adalah miliknya sehingga R2 dibayar dengan harga Rp 1.000.000 (satu juta) rupiah kemudian tsk berangkat ke P.Siantar untuk menemui ibunya yang dirawat,  rencananya akan dibawa ke Medan.

"Tiba di RS di P.Siantar ibu saya ternyata telah meninggal dunia dan akan dibawa ke Sibolga sehingga saya kembali ke kerumah di Pandan untuk pemakaman ibu," Jelasnya.

Kapolres Sibolga AKBP Taryono melalui kasi humas polres Sibolga AKP G SORMIN selasa (22/3) saat dikonfirmasi Pijar Tapanuli menyampaikan  Minggu 13/3/2022 pukul 13.00 wib Sat Reskrim Polres Sibolga yang dipimpin oleh AKP D.Harahap,SH membekuk pelaku curanmor ketika tidur dirumahnya di jalan Oswald Siahaan Kel.A.Tolang Kabupaten Tapteng.

"Pada hari Minggu (13/3) pukul 13.00 wib tsk diamankan dirumahnya ketika tidur dan kemudian dibawa ke Balige.Tiba di Balige R2 yg dijual tsk ditemukan pd sebuah warung namun orang yg membelinya tidak ada sehingga tsk dibawa kePolres Sibolga," jelas sormin.

Lanjut dia, R2 ada juga yg diambil tsk akhir tahun 2021 didepan kost Putri Pandan Kab Tapteng. Tsk ditahan di RTP Polres Sibolga diduga telah melakukan tindak pidana Pencurian sebagaimana dimaksud dalam pasal 362 dari KUHPidana dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan.

"Barang bukti, 1 unit R2 honda Supra X warna hitam BB 3700 NF, nomor rangka MH1KEVA205K134701 dan Nomor mesin KEVAE 2133655," Terang Sormin. (SON)