Terkait Pengadaan Baju Praktek Di SMK Tapian Nauli, Leonardo : Baju Hanya Untuk 76 siswa, Kelas XII 

Terkait Pengadaan Baju Praktek Di SMK Tapian Nauli, Leonardo : Baju Hanya Untuk 76 siswa, Kelas XII 
Keterangan foto : SMK Negeri Tapian Nauli kecamatan Tapian Nauli. Milson Silalahi/Pijar Tapanuli

Tapian Nauli, Pijar Tapanuli - Terkait adanya pungutan untuk pengadaan baju praktek untuk siswa kelas XII SMK Negeri 1 Tapian Nauli yang langsung ditangani oleh wakil kepala sekolah Leonardo Sitorus mengatakan bahwa baju yang di pesan hanya untuk 76 orang siswa yang saat ini sudah kelas XII.

Menurut Leonardo Sitorus, senin (14/8/2023) yang ditemui wartawan di Sibolga menyampaikan bahwa pengadaan baju praktek untuk siswa kelas XII Dibicarakan sekitar desember 2022 lalu, bukan tahun 2021, dan realisasi pembayarannya mulai Januari 2023.

"Semua uang yang dipungut dari siswa memang benar saya yang pungut sebesar RP 200.000 per orang dari sebanyak 76 siswa dan memang sudah lunas semua dari siswa yang hanya dari satu angkatan saja, yakni kelas XII saja, dan uang tersebut sudah saya berikan langsung kepada penjahit baju tersebut, namun karena ada kendala di penjahit, sehingga baju tersebut belum selesai ," terangnya. 

Lanjut Dia, tidak benar bahwa yang pesan baju praktek ada dua tingkatan, ikut kelas XI, yang benar pengadaan baju praktek hanya untuk kelas XII. Itu direncanakan pengadaan bajunya pada bulan Desember 2022 bukan di tahun 2011
 
"Karena belum selesainya baju praktek untuk kelas XII, maka diambil kebijakan karena saat ini kelas XII sudah mulai praktek maka baju kelas XI diberikan kepada siswa kelas XII untuk dipakai saat praktek," Jelas Leonardo.

Sementara itu, Sebelumnya diberitakan bahwa Para siswa kelas XII SMK Tapian nauli dibebani biaya sebesar Rp 200.000,- per orang untuk pengadaan baju praktek yang dimulai dari siswa yang dulu tahun 2021 masih kelas X hingga saat ini sudah tahun 2023 dan siswa itu sudah kelas XII baju seragam tersebut masih belum terealisasi, sementara seluruh siswa kelas XII yang jumlahnya diperkirakan sekitar 70 an lebih sudah melunasi biaya baju praktek tersebut.

Hal yang sama juga terjadi pada siswa yang saat ini sudah  kelas XI, Pada saat itu kelas X tahun 2022 juga dipungut biaya baju seragam praktek sebesar Rp 200.000,- dan sudah lunas juga semuanya dari para pelajar yang jumlahnya juga 70 an lebih orang siswa yang hingga saat masih belum mendapat realisasi baju tersebut. (7la)